Thursday, January 22, 2009
Banjir Lagi Bali
Ya.....nasib, air bersih susah, di tambah air bah
Thursday, January 8, 2009
Sunrise di Pantai Sanur
Pantai Sanur merupakan salah satu pantai di Pulau Bali yang menarik untuk dikunjungi. Keindahan panorama alamnya membuat Pantai Sanur terkenal bahkan sejak jaman dahulu. Dalam sejarah Bali kuno, Pantai Sanur telah dikenal sebagai pantai yang indah, hal itu nampak dalam Prasasti Raja Kasari Warmadewa, seorang raja yang berkeraton di Singhadwala pada tahun 917 M. Sekarang, prasasti tersebut terdapat di daerah Blanjong, bagian selatan Pantai Sanur.
Pada masa kolonial Belanda, Pantai Sanur terkenal sebagai lokasi pendaratan bala tentara Belanda ketika akan menyerang Kerajaan Badung yang dianggap membangkang pada pemerintah kolonial. Perang yang terjadi pada tanggal 18 November 1906 itu kemudian dikenal sebagai Puputan Badung, yaitu semangat perang sampai mati yang dipraktekkan oleh Raja Badung dan pengikut-pengikutnya.
Dari segi pariwisata, Pantai Sanur mulai dikenalkan ke dunia internasional oleh A. J. Le Mayeur, seorang pelukis dari Belgia yang datang ke Bali pada tahun 1932. Melihat daya tarik Pantai Sanur yang sangat indah, maka Le Mayeur memutuskan untuk menetap di Sanur dengan mendirikan sanggar melukis. Le Mayeur kemudian menikah dengan gadis Bali bernama Ni Nyoman Pollok, seorang penari Legong yang terkenal dan merupakan salah satu model lukisannya. Melalui lukisan Le Mayeur, Pantai Sanur mulai dikenal oleh dunia internasional. Saat ini, sanggar lukis tersebut telah menjadi Museum Le Mayeur dan dapat dikunjungi oleh publik. Museum Le Mayeur berada dalam area wisata Pantai Sanur.
Berbeda dengan Pantai Kuta yang menyajikan keindahan matahari terbenam (sunset), Pantai Sanur terkenal karena keindahan panorama mentari terbitnya (sunrise). Topografinya yang melengkung dengan hamparan pasir putih yang membentang membentuk gugusan pantai yang elok. Di pagi hari, sembari menikmati detik-detik terbitnya mentari yang mempesona, wisatawan dapat menyaksikan gugusan pulau Nusa Penida di sebelah tenggara serta panorama pantai selatan Pulau Bali.
Pemandangan di sore hari juga tak kalah menarik. Surutnya air laut memperjelas pandangan mata pada gugusan Pulau Serangan dan bukit batu karang yang menjorok ke laut di sebelah selatan Pantai Sanur. Tak hanya itu, jika gelombang air laut tidak begitu besar, wisatawan dapat menyaksikan keindahan batu karang yang membentang berwarna-warni
Pantai Sanur terletak di Desa Sanur, Kecamatan Denpasar, Kota Denpasar, Provinsi Bali.
Pantai Sanur berjarak sekitar 6 km dari pusat kota Denpasar dan dapat dicapai dengan kendaraan pribadi seperti mobil atau sepeda motor. Jika ingin menggunakan kendaran umum (bemo), wisatawan tak perlu khawatir karena kendaraan umum sangat ramai mondar-mandir antara Sanur-Denpassar
Kawasan Sanur merupakan kawasan pengembangan wisata pertama di Bali, ditandai dengan hadirnya hotel-hotel berbintang serta berbagai macam restoran. Oleh sebab itu, wisatawan tak perlu khawatir jika membutuhkan penginapan atau warung makan di sekitar pantai ini. Selain itu, kawasan wisata Pantai Sanur juga menyediakan kios-kios suvenir yang menjual berbagai barang kesenian serta oleh-oleh khas pantai.
Sunrise di Pantai Sanur
B. Keistimewaan
Tuesday, January 6, 2009
Cermin Diri
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi
Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, ia belajar rendah diri
Jika anak dibesarkan dengan penghinaan, ia belajar menyesali diri
Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri
Jika anak dibesarkan dengan perlakuan baik, ia belajar keadilan
Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang, ia menemukan cinta dalamkehidupan
( Dorothy Notle )
Bukan hanya anak saja yang berhak mendapatkan perlakuan semua itu, tetapi semua yang bernafas dan hidup dalam muka bumi ini. Ada cerita dari seorang saudara jauh, Ia telah berkeluarga selama sepuluh tahun, tetapi belum dikaruniai momongan. Dalam pengakuanya dihadapan sang pendamping, ia mengakui semua kesalahannya yang telah diperbuat selama belum hidup bersama. Dengan amarah besar sang pendamping menanggapi semua itu, tetapi hal itu wajar karena sang pendamping mendengar semua yang bertentangan dengan hati nuraninya. Ia berharap sang pendamping bisa membimbingnya untuk memulai hidup baru, dan memperbaiki semua salah yang telah ia perbuat selama masih sendiri. Dan sang pendamping berusaha memegang tangannya mengangkatnya dari duri , dan berusaha membersihkan lumpur yang menempel. Puji syukur terhadap Tuhan, tetapi…, disaat ia melakukan kesalahan sang pendamping mengungkap kembali semua kesalahan yang pernah ia lakukan dahulu, dengan rasa sedih ia berusaha menerima apa yang dikatakan karena ia bersalah dan itu benar.
Tahun demi tahun berlau dalam pernikahan kedua saudara jauh itu, dan tidak jarang sang pendamping terus mengungkap dan mengungkap kembali kesalahan demi kesalahan dan berulang kali pula ia hanya diam, menahan. Hingga suatu hari keluar kata - kata pedas dari pendamping, hal itu sontak membuat ia merasa kecil, kotor, dan sendiri. Secara jasmaniah ia sehat, tetapi secara kejiwaan ia sangat rapuh, setiap saat ia menyesali keberaadaanya, setiap saat ia benci akan dirinya. Dan hal itu terjadi bukan karena ia tidak mau mendekatkan diri dengan Tuhan dan mengadukan segala masalahnya kepadaNya. Tetapi ia menerima hinaan, cemoohan, dan celaan dari waktu ke waktu, saat ia berusaha berubah menjadi lebih baik hinaan, cemoohan, dan celaan menghinggapi ia. Hingga rasa percaya dirinya benar-benar tidak ada, ia juga merasa bahwa apapun yang ia perbuat tidak berguna bagi sekelilingnya. Inlakuan adalah sekelumit contoh perlakuan yang setiap hari terjadi dan sering kita lakukan atau kita lihat, tetapi kita tidak pernah sadar akibat psikis dari apa yang kita perbuat terhadap mereka.
Anak adalah cermin dari orang tua. Banyak sifat dan kebiasaan anak berasal dari orang tuanya. Ada seorang saudara yang orang tuanya bercerai, kakaknya hamil diluar nikah, adiknya ditinggal lari istrinya dan kemudian saudara kita ini menikah dan kehidupannya nyaris sama seperti saudara kita yang lain. Kepahitan drai keluarga yang ia alami ia simpan mulai ia kecil dan hingga ia menikah.
Disaat menikah, ia bersikap lebih pendiam dan cenderung rendah diri atau bahkan sama dengan orang tuanya dalam menghadapi masalah, karena anak “cermin” dari orang tuanya. Kemungkinan pertam, sang anak berpikir inilah yang terbaik, karena ini yangdilakukan ibu/ ayahnya. Contohnya, memukul bila ia kesal, minggat dari rumah bila ada masalah, suka menghancurkan barang bila salah, atau cenderung menyalahkan suami/istri bila ada masalah, memaki bila tidak sesuai dengan kehendaknya, dll. Kemungkinan kedua, si anak tahu bahwa itu bukan jalan keluar yang terbaik, tetapi ia tetap melakukannya karena ia tidak dapat mengontrol diri atau ia merasa tidak ada pilihan lain. Disinilah kurangnya pengaruh positif dari orang tua. Di sisi lain, saudara kita yang lain dibesarkan dari keluarga baik-baik, setelah menikah, memiliki keluarga yang bahagia juga. Dari sini dapat disimpulkan seberapa kuat peranan orang tua dalam kehidupan keluarga.
Selain hubungan suami istri, hubungan orang tua- anak juga sangat vital dalam pembentukan karekter anak. Bila orang tua selalu menyalahkan anaknya, akan membuat anak tumbuh menjadi seorang yang tidak percaya diri, sering minder dan pendiam. Disisi lain, anak yang selalu mendapat motivasi orangtua akan tumbuh menjadi anak yang percaya diri dan tidak mudah menyerah.
Saduran dari CAFE